Materi Belajar Alkitab: Gereja


Apa Itu Gereja?

Mari kita selidiki asal muasal kata "gereja" atau "church" terlebih dahulu.

Matius 16:18 (TB)  Dan Aku pun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.


ASAL-USUL KATA GEREJA

Ini penjelasan mengenai asal-usul kata "gereja" atau "church" dalam kekristenan dan kaitannya dengan istilah dalam Alkitab bahasa Yunani.

  • Kata "Gereja" (Indonesia): Kata ini merupakan kata serapan dari bahasa Portugis, yaitu igreja.
  • Kata "Church" (Inggris): Kata ini, bersama dengan kata seperti kirche (Jerman) dan kirk (Skotlandia), umumnya dipercaya berasal dari kata Yunani kuriakon.

Kuriakon adalah bentuk adjektif netral dari kurios yang berarti "Tuhan" (Lord).

Jadi, kuriakon secara harfiah berarti "milik Tuhan" atau "rumah Tuhan" (tempat ibadah).

Istilah untuk "gereja" ada dalam Alkitab (Perjanjian Baru) yang aslinya ditulis dalam bahasa Yunani. Istilah tersebut adalah ekklesia.

Asal Kata: Ekklesia adalah gabungan dari:

  • Ek: Berarti "keluar dari" (out of).
  • Kaleo: Berarti "memanggil" (to call).

Arti Harfiah: Secara harfiah, ekklesia berarti "orang-orang yang dipanggil keluar" (the called-out ones) atau "perkumpulan" (assembly/congregation).

Konsep Awal:

  • Dalam konteks Yunani klasik (sekuler), ekklesia merujuk pada sidang rakyat atau pertemuan warga negara yang dipanggil keluar untuk urusan pemerintahan kota.
  • Dalam Alkitab Perjanjian Baru, kata ekklesia pertama kali digunakan oleh Yesus (Matius 16:18) dan merujuk pada komunitas orang percaya yang dipanggil keluar dari dunia untuk menjadi umat milik Kristus.


CONTOH AYAT-AYAT YANG MENGANDUNG KATA EKKLESIA

​Kata ekklesia pertama kali disebutkan oleh Yesus sendiri, memberikan dasar bagi konsep gereja:

​1. Dalam Injil Matius (3 kali)

​Matius 16:18 (TB) ​Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku (ekklesia), dan alam maut tidak akan menguasainya.

(Ini adalah kemunculan pertama kata tersebut dalam konteks Kristen.)


​Matius 18:17 (TB) ​Jika ia tidak mau mendengarkan mereka, sampaikanlah soalnya kepada jemaat (ekklesia). Dan jika ia tidak mau juga mendengarkan jemaat (ekklesia), pandanglah dia sebagai seorang yang tidak mengenal Allah atau seorang pemungut cukai.

(Di sini merujuk pada komunitas lokal yang berwenang mengambil keputusan disipliner.)


​2. Dalam Kisah Para Rasul (Contoh-Contoh Penting)

  • Kisah Para Rasul 7:38 (Penggunaan non-Kristen/klasik, merujuk pada umat Israel di padang gurun sebagai "sidang jemaah").
  • ​Kisah Para Rasul 19:32, 39, 41 (Digunakan untuk "kumpulan/sidang rakyat" efesus yang ribut di teater, dalam arti sekuler ekklesia).
  • Kisah Para Rasul 20:28 (Paulus berbicara kepada tua-tua jemaat Efesus: "...untuk menggembalakan jemaat (ekklesia) Allah yang diperoleh-Nya dengan darah Anak-Nya sendiri.")


​3. Dalam Surat-Surat Paulus (Contoh-Contoh Penting)

- ​1 Korintus 1:2 (TB) ​Kepada jemaat (ekklesia) Allah di Korintus, yaitu mereka yang dikuduskan dalam Kristus Yesus dan yang dipanggil menjadi orang-orang kudus, dengan semua orang di segala tempat, yang berseru kepada nama Tuhan kita Yesus Kristus...

(Merujuk pada gereja lokal.)


- ​Efesus 1:22-23 (TB) ​...dan segala sesuatu telah diletakkan-Nya di bawah kaki Kristus dan Dia telah diberikan-Nya kepada jemaat (ekklesia) sebagai Kepala dari segala yang ada. Jemaat (ekklesia) yang adalah tubuh-Nya...

(Merujuk pada gereja universal—Tubuh Kristus.)


- ​Kolose 1:18 (TB) ​Ia adalah Kepala tubuh, yaitu jemaat (ekklesia). Ia adalah yang sulung, yang pertama bangkit dari antara orang mati, sehingga Ia yang lebih utama dalam segala sesuatu.

(Menegaskan peran Kristus sebagai Kepala.)


4. Dalam Wahyu

​Wahyu 1:11 (TB) ​...Tuliskanlah apa yang engkau lihat di dalam sebuah kitab dan kirimkanlah kepada ketujuh jemaat (ekklesia) itu, yakni ke Efesus, Smirna, Pergamus, Tiatira, Sardis, Filadelfia dan Laodikia.

(Merujuk pada gereja-gereja lokal di Asia Kecil.)


Jadi jika kita memakai pedoman Firman, maka yang dimaksud dengan gereja adalah perkumpulan orang-orang milik Tuhan alias jemaat, bukan gedungnya, apalagi ada Firman yang berkata bahwa tubuh kita adalah bait suci Tuhan.

1 Korintus 6:19 (TB)  Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, — dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?


Anda harus bisa membedakan antara gereja, gedung gereja, organisasi gereja dan denominasi gereja.

  • Gereja = jemaat atau kumpulan orang-orang Kristen atau anak Tuhan. 
  • Gedung Gereja = gedung tempat gereja (alias orang Kristen) berkumpul untuk beribadah kebaktian.
  • Organisasi Gereja = Organisasi Gereja adalah kelembagaan (formal) dalam komunitas umat Kristiani yang memiliki visi dan misi kelembagaan tersebut.
  • Denominasi Gereja = suatu kelompok atau aliran dalam Kekristenan yang dapat diidentifikasi dan dibedakan berdasarkan ajaran, praktik dan kelembagaan.


PERPECAHAN DALAM GEREJA

1 Korintus 1:11-13 (TB)  Sebab, saudara-saudaraku, aku telah diberitahukan oleh orang-orang dari keluarga Kloë tentang kamu, bahwa ada perselisihan di antara kamu.

Yang aku maksudkan ialah, bahwa kamu masing-masing berkata: Aku dari golongan Paulus. Atau aku dari golongan Apolos. Atau aku dari golongan Kefas. Atau aku dari golongan Kristus. 

Adakah Kristus terbagi-bagi? Adakah Paulus disalibkan karena kamu? Atau adakah kamu dibaptis dalam nama Paulus?


1 Korintus 3:3-4 (TB)  Karena kamu masih manusia duniawi. Sebab, jika di antara kamu ada iri hati dan perselisihan bukankah hal itu menunjukkan, bahwa kamu manusia duniawi dan bahwa kamu hidup secara manusiawi?

Karena jika yang seorang berkata: "Aku dari golongan Paulus," dan yang lain berkata: "Aku dari golongan Apolos," bukankah hal itu menunjukkan, bahwa kamu manusia duniawi yang bukan rohani? 



Anggota Tersambung Langsung Pada Kristus

Yohanes 15:5 (TB)  Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa. 

Inti badan rohani kita itu terhubung atau tersambung langsung pada Kristus, bukan pada denominasi Gereja.

Jika kita meninggalkan atau keluar dari suatu denominasi, itu bukan berarti kita murtad atau meninggalkan Tuhan.


Ketika Denominasi Salah

Denominasi bisa saja salah dalam beberapa doktrin, tradisi, kebiasaan atau ajarannya. 

Jika seseorang sebagai anggotanya tahu kesalahan denominasi tersebut dan tidak ingin "ketularan", ia boleh saja keluar dari denominasi tersebut, dengan catatan bahwa ia tidak mampu menegor atau memperbaiki kesalahan pada denominasi tersebut.

Dalam hal ini, ketika ia keluar dari denominasi tersebut, ia tidak murtad dari Tuhan karena doktrin, tradisi, kebiasaan atau ajaran dari demoninasi yang salah tersebut beresiko menghambat pertumbuhan rohaninya (bahkan bisa menyesatkannya).

Ia tidak murtad dari Tuhan jika saat keluar, ia tetap hidup dalam Kristus sesuai FirmanNya.

Wahyu 3:15-16 (TB)  Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau tidak dingin dan tidak panas. Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas! Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku.

Sebagai contoh Jemaat Laodikia, mereka bermasalah dalam hal komitmen kepada Tuhan dan terancam "dimurtadkan" oleh Tuhan. Jika ada seorang anggota jematnya sadar akan hal ini, dan sudah berusaha menegor tapi ternyata mereka tidak mau berubah, maka anggota yang "sadar" ini boleh keluar dari Jemaat Laodikia dan mencari jemaat lainnya. Dalam hal ini ia tidak murtad dari Tuhan.


Ketika Denominasi Beda Peran

Tiap Denominasi memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing. Ada yang lebih bagus dalam hal penginjilan tapi lemah dalam hal pengajaran, ada yang lebih bagus di pengajaran tapi lemah di keakraban. 

Sama seperti denominasi A, lebih berperan sebagai tangan, maka ia kuat dengan peran tangan tapi lemah jika berperan seperti kaki. 

Bahkan ada suatu denominasi lebih pas atau cocok untuk orang tua dibandingkan orang muda, ada yang cocok untuk yang introvert dibandingkan yang ekstrovert, ada yang lebih cocok untuk suku tertentu (sama seperti di jaman Alkitab ada yang lebih pas dengan yang Yahudi dan yang non-Yahudi).

Jadi ini bukan tentang denominasi yang sesat. Ini masalah beda peran. Jika seseorang sebagai anggotanya merasa kurang cocok karena perbedaan ini, lalu ia keluar mencari denominasi yang lebih pas baginya, ia tidaklah murtad dari Tuhan.

1 Korintus 1:11-13 (TB)  Sebab, saudara-saudaraku, aku telah diberitahukan oleh orang-orang dari keluarga Kloë tentang kamu, bahwa ada perselisihan di antara kamu. Yang aku maksudkan ialah, bahwa kamu masing-masing berkata: Aku dari golongan Paulus. Atau aku dari golongan Apolos. Atau aku dari golongan Kefas. Atau aku dari golongan Kristus. Adakah Kristus terbagi-bagi? Adakah Paulus disalibkan karena kamu? Atau adakah kamu dibaptis dalam nama Paulus?


GEREJA NON-DENOMINASI

Suatu jemaat atau kumpulan orang percaya bisa dikatakan non-denominasi jika mereka:

(1) Hasil penginjilan (convert) tidak harus menjadi anggota mereka. Mereka meng-convert seseorang untuk membawanya kepada Kristus, bukan kepada kelompok tertentu. Kristen baru lahir bebas memilih mau terdaftar di denominasi manapun. 

(2) Tidak berani menganggap kelompok lain adalah sesat. Memang benar ada denominasi yang sesat tidak sesuai Firman, tapi sekelompok yang sesat bukan berarti semua kelompok lainnya PASTI sesat.  

(3) Membebaskan anggotanya memilih beribadah di kelompok lain. Asalkan kelompok di luar adalah perkumpulan anak-anak Tuhan, anggota dari Gereja Non-Denominasi bebas pindah ke sana dan tidak akan dianggap murtad.

(4) Melayani semua denominasi. Gereja Non-Denominasi tidak membatasi pelayanannya hanya bagi kelompoknya saja, tapi juga kelompok lainnya. Ini karena yang dilayani adalah Kristus, bukan kelompok A, bukan kelompok B.


KENAPA HARUS BERGEREJA?

(1) Semua anak Tuhan merupakan anggota dari tubuh Kristus, dimana tiap anggota saling terikat dalam tubuh. Anak Tuhan merupakan perkumpulan umatNya, bukan sekedar individu.

1 Korintus 12:27 (TB)  Kamu semua adalah tubuh Kristus dan kamu masing-masing adalah anggotanya. 

1 Petrus 2:9 (TB)  Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib: 


(2) Perintah untuk hidup dalam persekutuan.

Ibrani 10:24-25 (TB)  Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik. Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat. 


(3) Sebagai sarana untuk saling bertumbuh sebagai kesatuan.

Efesus 4:16 (TB)  Dari pada-Nyalah seluruh tubuh, — yang rapi tersusun dan diikat menjadi satu oleh pelayanan semua bagiannya, sesuai dengan kadar pekerjaan tiap-tiap anggota — menerima pertumbuhannya dan membangun dirinya dalam kasih.  


Bergereja bukan hanya tentang menghadiri ibadah hari Minggu; ini adalah tentang memenuhi identitas yang diberikan Kristus sebagai bagian dari tubuh-Nya, mendapatkan makanan rohani yang diperlukan untuk pertumbuhan, dan berpartisipasi dalam misi yang hanya bisa dilaksanakan secara kolektif.

Awan (Andreas Hermawan)

Komentar

Postingan Populer