Apa Perbedaan Percabulan dan Perzinahan Menurut Alkitab?


Memahami perbedaan antara perzinahan dan percabulan secara Alkitabiah perlu tinjauan ke bahasa asli Alkitab (Ibrani dan Yunani), karena dalam bahasa Indonesia, kedua istilah ini sering kali tumpang tindih atau disamaartikan, padahal memiliki nuansa hukum dan teologis yang berbeda.

​Secara garis besar, perzinahan bersifat spesifik (pelanggaran perjanjian nikah), sedangkan percabulan bersifat umum (segala bentuk penyimpangan seksual).


​1. Perjanjian Lama (Bahasa Ibrani)

​Dalam bahasa Ibrani, terdapat dua kata utama yang digunakan untuk menggambarkan dosa seksual:

Na'aph (נָאַף) – Perzinahan

​Kata ini secara teknis merujuk pada hubungan seksual antara seseorang yang sudah menikah dengan orang lain yang bukan pasangannya.

  • Konteks: Digunakan dalam Sepuluh Perintah Allah ("Jangan berzinah", Keluaran 20:14).
  • Fokus: Pelanggaran terhadap perjanjian pernikahan (covenant). Dalam hukum Taurat, ini adalah pelanggaran berat karena merusak struktur keluarga dan garis keturunan.


Zanah (זָנָה) – Percabulan / Persundalan

​Kata ini memiliki arti yang lebih luas, yaitu bertindak seperti pelacur atau melakukan persundalan.

  • Konteks: Sering digunakan untuk menggambarkan pelacuran bakti (ritual penyembahan berhala) atau seks di luar nikah secara umum.
  • Makna Kiasan: Paling sering digunakan secara metaforis untuk menggambarkan ketidaksetiaan rohani bangsa Israel yang berpaling kepada dewa-dewa asing (perzinahan rohani).


​2. Perjanjian Baru (Bahasa Yunani)

​Perbedaan ini menjadi lebih kontras dalam teks Yunani Perjanjian Baru:

Moicheia – Perzinahan

​Berasal dari kata moichos. Ini merujuk spesifik pada hubungan seksual yang melibatkan setidaknya satu orang yang sudah menikah.

Contoh: Yesus menggunakan kata ini saat membahas tentang mengingini perempuan di dalam hati (Matius 5:28).

Matius 5:28 (TB)  Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya.


Porneia – Percabulan / Amoralitas Seksual

​Ini adalah istilah payung (umbrella term) yang mencakup segala jenis hubungan seksual yang dilarang oleh Alkitab.

  • Cakupan: Seks sebelum nikah (pre-marital), inses, homoseksualitas, pelacuran, dan pornografi (kata "pornografi" berasal dari akar kata ini).
  • Kaitan: Moicheia sebenarnya adalah salah satu bentuk dari porneia. Jadi, semua perzinahan adalah percabulan, tetapi tidak semua percabulan adalah perzinahan.


​3. Ringkasan Perbedaan Utama

AspekPerzinahan (Moicheia / Na'aph)Percabulan (Porneia / Zanah)
DefinisiPelanggaran kekudusan pernikahan.Segala seks di luar desain Allah (pernikahan pria-wanita).
PelakuMelibatkan setidaknya satu orang yang terikat pernikahan.Bisa dilakukan oleh orang lajang maupun yang sudah menikah.
Status HukumPengkhianatan terhadap perjanjian (covenant).Pelanggaran terhadap kekudusan tubuh dan hukum moral.
Istilah ModernAdulteryFornication / Sexual Immorality


Mengapa Terjemahan Sering Membingungkan?

​Kesalahan atau kebingungan terjemahan biasanya muncul pada kata "Porneia".

  1. Terlalu Sempit: Beberapa terjemahan lama menerjemahkan porneia hanya sebagai "percabulan" yang diidentikkan dengan seks sebelum nikah saja. Padahal, porneia mencakup jauh lebih banyak hal.
  2. Klausul Perceraian: Dalam Matius 19:9, Yesus berkata bahwa perceraian tidak diizinkan kecuali karena porneia. Banyak orang bingung mengapa Yesus tidak memakai kata moicheia (perzinahan). Para ahli berpendapat Yesus menggunakan porneia untuk mencakup kasus yang lebih luas, seperti pernikahan yang tidak sah secara hukum Taurat (misalnya inses) atau ketidakkudusan yang ditemukan selama masa pertunangan.

Matius 19:9 (TB)  Tetapi Aku berkata kepadamu: Barangsiapa menceraikan isterinya, kecuali karena zinah, lalu kawin dengan perempuan lain, ia berbuat zinah."


Catatan Penting: Dalam 1 Korintus 6:18, Rasul Paulus memerintahkan untuk "jauhkanlah dirimu dari percabulan" (porneia). Penggunaan kata porneia di sini menunjukkan bahwa perintah Tuhan tidak hanya melarang perselingkuhan, tetapi menjaga seluruh integritas seksual kita.

1 Korintus 6:18 (TB)  Jauhkanlah dirimu dari percabulan! Setiap dosa lain yang dilakukan manusia, terjadi di luar dirinya. Tetapi orang yang melakukan percabulan berdosa terhadap dirinya sendiri.

​Bagaimana, apa Anda sudah cukup jelas apa bedanya percabulan dengan perzinahan?

Awan (Andreas Hermawan)

Komentar

Postingan Populer